“WOW” 1 Kata yang terdiri dari 3 Huruf BERMOTIVASI !!

Pernah gak membicarakan sesuatu tentang wow?. Yaps, wow, satu kata, tiga huruf yang mewakili perasaan bedecak kagum itu. Pernah gak membicarakan tentang kata ini kepada seseorang? Pernah gak membuat kata itu menjadi sebuah catatan dengan berbagai motivasi didalamnya? Kalau gue, iya.

Yaah, walaupun kata itu adalah kata sampingan yang ‘istilahnya’ terlalu sepele untuk orang” umum. Walaupun kata itu hanyalah sebuah penggandeng untuk kata lainnya. Yah, walaupun kata itu sebenernya tidak berharga dengan kata yang lainnya.

A story: ‘ akhirnya, sekian lama gue browsing di internet, gue dapat menemukan juga isi dari workshop creative writing with raditya dika. Dari empat situs yang gue pilih, ada satu situs yang menampilkan kata raitya dika yang paling berkesan, yaitu: ‘It’s not about what you say, but how you say it. Gue langsung berkata ‘wow’ dalam mulut gue dengan air liur yang perlahan mengalir keluar. Tunggu dulu, kata ‘wow’ ya? Hm.

…………….

Inilah yang pengen gue tulis disini. Sebelumnya, mari kita mulai untuk berpikir jauh. Berpikir beberapa kali kita mengucapkan kata ‘wow’ dalam hidup kita. Karena. menurut gue, kata itu sangatlah membantu. Atau, tanpa kita sadari, kata itu cukup membantu dalam kehidupan kita. Bahkan untuk masa depan kita.

Kata itu seperti kata perbandingan derajat seseorang, contohnya: ‘ wow, orang itu keren amat sih?’ kita langsung berdecak kagum, lalu berpikir untuk ingin menjadi seperti orang itu, dan sesaat kemudian kita sudah putus asa dalam hati kia bilang gini: ‘ ah, bisa apa gue untuk jadi seperti orang itu?’

Kata itu seperti kata yang digandengkan dengan mata berbinar, entah itu karena prestasi orang itu yang berkilau, atau karena muka dan hatinya yang bercahaya, atau juga ada paha putih cewek yang sedang ngangkang. Tapi, disaat itu juga ( entah karena apa ) hati kita akan berdegup kencang.

Kata itu juga yang menimbulkan suatu dorongan atau keinginan untuk menjadi orang tersebut. Walau sesaat dorongan itu hilang gak tau kemana karena adanya ketidak – pedulian atau merasa ketidak – mampuan.

Gak hanya sesuatu yang hidup saja. Kata ‘wow’ juga acpkali terdengar saat kita mengaggumi sesuatu yang gak hidup. Dan pengen rasanya sesuatu itu dapat kita beli kita kunjungi, dan menjadi milik kita.Dan, terkadang. Sesuatu yang kia sebut ‘wow’ itu ,menjadi kata ‘wah’. Saat kemarin kita ingin sesuatu tersebut, mungkin saja sekarang sudah bisa menjadi milik kita.

Jadi, apa hebatnya kata ‘wow’ ini? Masih belum mengerti juga ya?

Hm, ‘wow’ ya? Sampai saat ini gue juga masih belum menemukan definisi kata ini hingga akhirnya kata ini bisa tertera dalam abjad ‘w’ dalam KBBI keluaran 2011. Walau sampai saat ini belum ada perlakuan khusus untuk menyeimbangkan kata agar setara dengan kata” umum lainnya.

Which is, gue pengen ceita lagi: gua jalan bareng temen pake motor. Lalau, temen gue lihat, ada seseorang murid sma sebaya dengan kita bawa piala sambil berteriak begini: ‘woi teman – teman!!! Lihatlah apa yag ingin gua tunjukkan pada kamu orang!!’ teman – teman dia yang menunggu disanapun bersorak ria gembira, bahkan ada yang salto dan kayang ditempat. Lalu, temen gue nogbrol gini sama gua:

Temen gue(tg): wow, hebat bener tuh orng yang bawa piala, bisa disambut semeriah gitu..,

Gue(g): iya, gua tahu. Lalu?

Tg: gue pengen aja kayak seperti dia, bawa piala langsung disambut semeriah gitu.

G: terus, kalau memang lu mau seperti dia, apa yang harus lu lakuin sekarang?

Tg: oi, enggak oi, gue hanya ngagumin dia aja..,

G: huh, jadi hanya bisa kagum doang sama dia?

Seketika itu juga otak gue berpikir, ‘apa yang harus gua lakuin untuk bisa menjadi seperti dia atau bisa menjadi seperti orang yang gue kagumin?’ apakah akan tercapai kalau gue kagumin doang, apakah dia bisa ngebantu sementara tukang piscok di depan rumahnya aja gue gak kenal. Ketika otak gue ‘melihat’ jalan lagi, gua udah di dalam mobil ambulance.

Tidak, dan tidak.

Mirisnya, kata ‘wow’ hanya sebuah kata kiasan. Setahu gue kata ’wow’ itu tidak bias kita diganti dengan kata ‘wah’. maksudnya adalah: kita hanya bisa kagum dengan orang tersebut sementara kita tidak berbuat apa – apa. dan, bila kita lakukan kata yang seharusnya ‘wow’ itu bisa menjadi kata ‘wah. akhirnya!!’

……………

lalu, bagaimana cara kita melakukannya?

1.What we do first to can what we seem’s is do easy things.

Apa yang pertama kali kita lakukan untuk bisa seperti apa yang kita lihat adalah lakukan hal” yang kecil atau sepele. Yang pernah dilakukan orang yang kita kagumi tersebut. Walau sepele itu bisa menjadi dasar bagi kita dalam proses ‘bisa seperti apa yang kita lihat’ begitu seterusnya secara bertahap

2. see your future.

Lihatlah masa depanmu. Karena bila dalam proses mengubah kata ‘wow’ menjadi ‘wah’ juga bisa menentukan masa depanmu. Kita ingin ini, bisa saja masa depanmu ini. Yang pasti, harus diperhitungkan matang“ juga.

Ini gara” kata ‘wow’ saja. Coba aja bayangin ini dengan berpikir jauh pasti ngerti kok hanya gara” kata ‘wow’ juga masa depan kita ditentukan. Tapi, karena kata ini hanya kata yang sepele, kita hanya berdecak kagum. Manusia biasa tidak berpikir dan melanjutkan untuk mengubah kata ‘wow’ menjadi ‘wah’

In the end: menurut gue kata wow adalah Word of Wishes, kata harapan, Kata yang menjadi motivasi bagi kita bila diteliti lebih dalam lagi. Kata yang menentukan rencana jangka panjang bila kita lakukan. Dan, kata itu walau terdiri dari tiga huruf, tapi maknanya sangatlah tinggi…….

Onerow: ternyata ciptaan tuhan yang sekecil apapun itu bisa berguna sekali ya?

Dan, sekali lagi berkatalah dalam hati: ‘wow, emang kata itulah yang patut dihargai!!’

keep ‘wah’ guys!! ^_^

About khairularief

My Full Name is : Khairul Arief Rachman Date of Born : 23 February 1995 Location : Jakarta, The Mistakes City Ecucation : SDN Baru 08 | 103 JHS | SMEA 19 Nineoneo Forum : - Kaskus One O Three - GOONERS -Nineoneo |- Just Another Fans of Arsenal FC

Posted on 17 November 2011, in Bijak, Opini. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: